Jumat, 06 September 2013

BELAJAR CINTA DARI RAHWANA


Kisah cinta segitiga dalam epos ramayana antara Sinta, Rama dan Rahwana begitu cantik dan menarik. Banyak di terkandung kisah2 heroik dan romantis di dalamnya.. itulah yang menuntunku untuk menulisnya disini.
Aku disini tidak akan membahas siapa yg benar siapa yg salah. Atau siapa yg hitam siapa dan putih. Karena memang tidak ada yg bener2 hitam dan tidak ada yg bner2 putih. Karena itu urusan cinta, urusan perasaan, kesetiaan, kemunafikan dan pengorbanan yg bisa menjadikan kehancuran dan kejayaan. Rama yg berwajah tampan berjiwa kesatria dan Sinta yg berwajah cantik dan setia adalah simbol pasangan ideal dlm kisah cinta modern. Rama mencinta Sinta begitu juga  sebaliknya.
 Kisah cinta mereka berdua menjadi terusik ketika seorang raksasa yg bernama Rahwana si raja alengka yg buruk rupa yg mempunyai 10 muka (dasamuka) menculik Sinta karena Rahwana tergoda kecantikan wajahnya.
Kisah itu bermula ketika Sinta bersama Rama suaminya dan laksamana adik iparnya sedang menjalankan pembuangan di hutan. Rama yang seharusnya menggantikan ayahnya menjadi raja di kerajaan Ayodya terpaksa harus mengembara di hutan setelah ibu tirinya Kaikeyi mengingatkan janji Dasarata, ayah Rama bahwa yang berhak atas takhta adalah Barata dan Rama harus dibuang selama lima belas tahun. Di dlam hutan mereka mendapatkan berbagai godaan. Mereka melawan para raksasa2 yg meganggu masyarakat di sekitar hutan. Salah satunya adalah seorang raksesi yg bernama Supanaka adik Rahwana. Sebenernya Supanaka hanya berniat menggoda Rama dan Laksamana karena tergoda ketampanan mereka. Tapi Rama jenggkel kemudian menebas hidung Supanaka sampe putus. Kemudian Supanaka melaporkan kepada kakaknya, Rahwana. Tentu saja Rahwana sngat marah dan tidak terima dgn itu. Dan Rahwana bertekat untuk membalasnya karena tidak terima ada Orang yg berani merendahkan harga diri keluarganya dan kerajaan alengkadireja. Kemudian Rahwana berangkat ke hutan ditemani Marica untuk membalaskan dendam.

Sementara di hutan. Sinta melihat seekor kijang emas dan sinta menyukainya kemudian Sinta merengek2 menyuruh suaminya untuk menangkapnya. Sbg seorang lelaki  Rama mnuruti kemauan istri tercintanya, Rama mengejar kijang yg sebenarnya adalah jelmaan Marica anak buah Rahwana tersebut. setelah itu dari kejauhan Sinta mendengar suara suaminya yg bertiak seakan meminta pertolongan. Sinta khawatir kalo suaminya terjadi apa2 lalu Sinta menyuruh Laksamana adik suaminya untuk melihatnya. Tapi Laksamana punya pikiran lain bahwa dia gak yakin itu adalah suara Rama. dan dia jg bimbang kalo seandainya Sinta di tinggal lalu siapa yg akan menjaga Sinta.. padahal dia sudah di beri mandat oleh kakaknya untuk menjaga Sinta. Di tengah2 kebimbangan dan kegalauan itu Sinta justru menuduh Laksamana punya maksud tertentu kepadanya.
Sinta menuduh Laksamana memang sengaja membiarkan kakaknya yg sedang dlam kecelakaan supaya mati dan Laksamana bisa mendapatkan Sinta. Laksamana yg merasa sama skali tidak punya maksud sperti itu, mau tidak mau Laksamana harus menuruti kemauan Sinta dan mengingkari amanah kakaknya. Ketika di tinggal oleh Laksmana itulah Rahwana menculik Sinta karena Rahwana terpesona dgn kecantikan Sinta. Rahwana merasa Sinta adalah reinkarnasi dr Dewi widowati seorang wanita yg dijanjikan oleh Dewa kpd Rahwana. kemudian Rahwana membawanya ke kerajaan alengka.

Di dlm perjalanan Rahwana di hadang oleh burung yg bernama Jatayu teman Rama bahkan jatayu berhasil merebut sinta. Tapi Rahwan punya senjata sakti pemberian dewa siwa menebas Jatayu dgn senjata itu hingga terluka dan Rahwana berhasil merebut Sinta kembali. Sebelum Jatayu mati dia memberi tahu Rama dan Laksamana bahwa Sinta diculik oleh Rahwana. Sementara selama 3 tahun dlam penyekapan Sinta di kerajaan alengka sebenarnya Sinta di perlakukan dgn sangat baik dan di manjakan oleh Rahwana. Bahkan Rahwana tidak pernah menyentuhnya. karena Rahwana sangat mencintai Sinta. Walau Rahwana adalah raja raksasa yg bengis dan kejam tapi dia gk mau melukai Sinta krn dia hanya dendam kepada suami Sinta. Rahwana sangat menginginkan Sinta untuk jadi istrinya.
Dia selalu datang stiap hari kepada Sinta. Rahwana selalu merayu Sinta dengan kata2 Indah. Rahwana meminta Sinta untuk mau menjadi permaisurinya. Ia slalu minta maaf karena telah menculiknya. smua itu di lakukan semata mata karena ia mencintainya. Ia slalu mengatakan bahwa dia siap berkorban dgn apa pun untuk mendapatkan cintanya. namun Sinta slalu menolaknya.
 Meski Cintanya slalu di tolak tp tak membuat Rahwana putus asa untuk mengejar Cinta sang pujaan hati yg sangat ia cintai. tp Rahwana terus berjuang tak kenal lelah untuk mengejar cintanya dia terus datang stiap hari dgn kata2 yg sama, dgn Rayuan gombalnya dan dgn kata2 lembut penuh harapan barangkali Sinta sudah berubah fikiran. "Maukah engakau menjadi permaisuriku??" Tapi Sinta slalu berkata tidak. Karena cintanya hanya untuk Rama.
Smakin lama Sinta smakin gelisah. Timbul gejolak di dlam hatinya mengapa suaminya tak kunjung memjemputnya.. Di satu sisi Sinta mulai tergoda dgn kebaikan dan kesopanan Rahwana.. Sinta mulai terbuai dgn cara Rahwana memperlakukannya. Selama ia di kerajaan alengka Rahwana berubah menjadi baik dan murah senyum sehingga merubah suasana kerajaan menjadi baik pula dan penuh kedamaian tidak sperti ketika ia baru datang. Sinta mulai tergoda dgn Rahwana..ia mulai mencintai Rahwana Tapi disisi yg lain Sinta jg masih mencintai Rama dan tidak mau menghianati cinta suaminya.. Tp mengapa ia tak kunjung menjemput dan menyelamatkannya.. Apakah suaminya sudah tidak lagi mencintainya??

Setelah itu Hanoman datang dan menyusup di dlam kerajaan alengka dgn membawa cincin yg menandakan bahwa dia di utus oleh suamiya untuk menjemputnya. tp Sinta menolaknya. Ia hanya ingin di jemput oleh suaminya sbgai tanda bukti bahwa Rama masih mencintainya. Kemudian Rama menyusun strategi dan membuat koloni untuk menyerang kerajaan alengka. Rama bekerjasama dgn wibisana adik Rahwana kemudian menyerang kerajaan dan memporak porandakan kerajaan alengka.
Di dalam situasi darurat di kerajaan alengka Rahwana justru masih terus menggoda Sinta tak kenal lelah. Tak peduli dgn situasi kerajaan yg sudah di serang habis2an oleh Rama. "Wahai pujaan hatiku.. Aku sangat mencintaimu.. Hanya kamulah yg Aku cintai.. Aku siap berkorban apa pun demi cintamu walau pun sampai mati.." itu yg terus dikatakan oleh Rahwana.
 
 Sinta menjawab "Jujur.. Aku sebenernya jg mencintaimu..kamu slalu memperlakukanku dgn baik.. Selama aku disini sifatmu berubah menjadi baik. suasana kerajaan menjadi tenang penuh kedamaian.. tp aku jg tak mau menghianati cinta suamiku.. jika kamu mencintaiku Tolong relakanlah aku dan kembalikanlah aku kepada suamiku."

Itulah kata2 yg slama ini di nanti2 oleh Rahwana.. Hanya sbuah kata "Cinta" walupun tak bisa memiliki sinta seutuhnya. "Baik.. Jika itu maumu.. Aku adalah ksatria dan aku akan menyerahkanmu dengan cara ksatria.. aku akan membunuh suamimu." Kata Rahwana
Kemudian Rahwana pergi dan bertarung dgn Rama. pertarungan seorang kesatria. singkat cerita pertarungan tersebut dimenangkan olh Rama dan Rahwana pun tewas ditangan rama. dan kerajaan alengka yg kosong di ganti oleh wibisana adik Rahwana. Rama berhasil membawa pulang kembali Dewi sinta istri tercinta.

Namun karena Sinta sudah bertahun2 disekap Rahwana sehingga muncul kecurigaan rama bahwa Rahwana telah menodai Sinta. Sinta mencoba meyakinkan kepada suaminya bahwa selama di dlam sekapan, Rahwana slalu memperlakukannya dengan baik. Rahwana sama skali tidak pernah menyentuhnya sdikit pun. Tapi Rama tetap saja gk percaya. Untuk meyakinkan suaminya Sinta berani menceburkan diri ke dalam api. Sbg pembuktian jika Sinta berbohong dia akan mati tapi jika dia masih hidup berarti dia masih suci. Kemudian sinta menceburkan diri ke dalam api dan ditolong oleh Dewa api sehingga Sinta selamat dan menandakan bahwa dia masih suci. Dan kehidupan mreka pun kembali sperti sedia kala.

Menurut umumnya para dalang. Rahwana di anggap tokoh antagonis dan Rama adalah tokoh protagonis. menurut sebagian orang Rama dianggap seorang kesatria sejati dan Rahwana adalah seorang pecundang karena menculik istri orang. tapi aku bner2 gk stuju dgn itu. memang kalo dilihat dari satu sudut pandang saja memang seperti itu. tapi cobalah melihat kisah ini dgn sudut pandang yg lain. justru aku anggap Rahwana lah yg benar2 seorang laki2 sejati. dan seorang kesatria yg gagah berani.


Rama memang orangnya tampan dan Rahwana orangnya urakan dan slengean, bengis dan kejam tapi Dalam urusan cinta Rahwanalah yg romantis.
Memang Rahwana punya kepala sepuluh tapi hanya 1 yg ada di dalam kepalanya, yaitu "Dewi Sinta"
Dgn kata2 dan prilakunya, dengan rayuan dan kesabaran Rahwana dapat meluluhkan hati Sinta yg mulanya membencinya menjadi mencintainya. Bisa saja Rahwana ketika itu memaksa dan memperkosa Sinta. tapi Rahwana tidak mau melakukannya karena Rahwana sadar bahwa Cinta tidak bisa di paksa.
Rahwana ingin Sinta mnjadi istrinya atas dasar cinta bkn krna unsur paksaan.
Karena cinta.Rahwana yg mulanya raja yg kejam berubah menjadi baik inilah sisi yg patuh di contoh dari seorang Rahwana. justru Rama lah yg seorang pengecut yg. tidak bisa menghargai seorang wanita.
Rama berani melukai seorang wanita (Supanaka). tapi Rahwana justru sangat menghargai seorang wanita. gk mau menyentuhnya sebelum dia mau menerima cintanya dgn setulus hati.
Dalam priode penyandraan Sinta selama 3 tahun. kemanakah Rama?? kenapa dia gk cepat2 menolong Sinta..apa dia gk berani dengan Rahwana padahal dia adalah titisan dewa wisnu.
Justru Rama malah meminta bantuan banyak orang untuk membunuh Rahwana padahal itu urusan pribadinya. kemana jiwa laki2 seorang Sri Ramawijaya?? sangat pengecut menurutku.
Setelah Sinta kembali ke tangan Rama mengapa Rama masih mempertanyakan kesucian Sinta bahkan sebagai pembuktian Sinta rela nyemplung kedalam api.??
“Ketika rasa kepercayaan dalam sbuah hubungan itu terkikis..apakah itu masih bisa disebut cinta??”
Rama mempertanyakan kesucian Sinta itu artinya Rama tidak percaya dan cintanya tidak tulus sepenuhnya kpd Sinta.

Sekali lagi aku katakan disini aku tidak membahas siapa yg hitam dan siapa yg putih. Karena dlam sbuah hal itu tidak ada yg benar2 hitam dan tidak ada yg “pure” putih. Smua pasti ada yg namanya “The gray side” tapi aku melihat kisah cinta yg luar biasa ini scara obyektif dgn sudut pandang yg berbeda. Tidak sperti para orang maupun dalang pd umumnya yg slalu memuja2 Rama sbg ksatria dan slalu memposisikan Rama sbgai tokoh protagonis.
Cerita dlam epos Ramayana ini adalah cerita yg berasal dari india cerita yg sangat lama dan turun temurun sehingga menimbulkan berbagai versi yg berbeda tergantung siapa yg menceritakannya. Tapi scara garis besar tetap sama.
 Konon di sri lanka Rahwana justru di posisikan sebagai tokoh protagonis dan Rama antagonis. Termasuk Sujiwo tejo, dalang dan seniman eksentrik Indonesia jg mempunyai pendapat yg sama. Ketika ia membawakan cerita ini Rahwana yg di posisikan sbg tokoh protagonis bahkan dia menduga bahwa justru Sinta lah yg sebenarnya ingin di culik oleh Rahwana karena Sinta tidak suka dgn gaya Rama yg gitu2 aja yg monoton tidak sperti Rahwana yg berwarna dan penuh dgn seni. Cerita dan sejarah slalu menyimpan sbuah pesan yg bisa kita ambil di dalamnya bahkan hanya sbuah dongeng skali pun.

Dan di dalam kisah ini kita bisa mendapatkan banyak skali pelajaran yg dapat kita ambil. Bahwa jgn pernah memandang apa pun dari satu sisi saja. Dibalik sifat Rahwana yg kejam, raja yg diktator dia mempunyai sisi yg unik dan romantis, dia jg mmpunyai sifat lucu yg slalu menghibur dlam rasa kesepian dan kegalauan hari2 seorang sinta.

Disisi itulah sinta mulai kagum dgn karakter Rahwana.. di sisi yg lain Rama adalah seorang pria tampan nan lugu, baik dan jujur tapi dia tidak mempunyai jiwa romantisme dan unik sperti yg di miliki Rahwana. Sinta merasa pribadi suaminya sangat kaku dan monoton tidak berseni dan berwarna.
Sinta benar2 menemukan suatu hal yg lain dari karakter mereka berdua.

Begitulah garis besar kisah Cinta ini. kisah cinta yg penuh dgn cobaan, perjuangan dan pengorbanan. Penuh dengan kebimbangan dan kisah heroik..
Karena Ego Rahwana untuk mendapatkan cinta sinta mengakibatkan kehancuran kekuasaan dan kerajaanya.. tapi ketulusan itu mengalahkan segalanya.
Cinta bisa membawa manusia kepada puncak kejayaan dan cinta juga bisa menenggelamkan manusia ke dalam jurang kehancuran.
Cinta terkadang tak masuk akal karena memang cinta adalah urusan hati. cinta tak pernah memandang apa pun.

Dewi sinta yg mulanya eneg dgn Rahwana tiba2 jatuh cinta jg dengannya..mungkin itulah maksud dr falsafah jawa bahwa cinta tak slalu datang scara tiba2. Kadang cinta datang karen terbiasa, cinta bisa merubah Rahwana yg jahat menjadi baik. walau pun pada akhirnya Rahwana pun terbunuh karena cinta.
ya memang begitulah cinta, penderitaannya tiada akhir. kata Chu Pat Kay.


13 komentar:

  1. Saya juga mengkritisi karakter Rama yang dalam sudut pandang saya adalah pengecut dan egois. Rama tega mengusir istrinya ke hutan padahal Sinta sedang mengandung. Setelah melahirkan anak kembar, Lawa dan Kusa, mereka baru tahu ayahnya setelah mereka dewasa. Ayah macam apa itu...??

    BalasHapus
  2. Sesudah ato sebelum membaca cerita cinta segitiga ini
    Felling saya selalu tepat, saya selalu berpihak pada rahwana dan ternyata sesusai saya baca cerita ini felling sayapun benar memang rahwanalah kesatria sejati
    Menurutku rahwana itu demi cinta dia siap menghadapi apapun hingga perang melawan rama sampai mati
    Kalopun dia tidak perang musuh rama, dia juga bakal merelakan karena dia ingin cintanya tetap hidup
    Bisa di ambil pelajaran dari rahwana
    Yang tadinya jahat bisa jadi baik karena CINTA

    BalasHapus
  3. Sesudah ato sebelum membaca cerita cinta segitiga ini
    Felling saya selalu tepat, saya selalu berpihak pada rahwana dan ternyata sesusai saya baca cerita ini felling sayapun benar memang rahwanalah kesatria sejati
    Menurutku rahwana itu demi cinta dia siap menghadapi apapun hingga perang melawan rama sampai mati
    Kalopun dia tidak perang musuh rama, dia juga bakal merelakan karena dia ingin cintanya tetap hidup
    Bisa di ambil pelajaran dari rahwana
    Yang tadinya jahat bisa jadi baik karena CINTA

    BalasHapus
  4. Karena sejarah selalu dituturkan oleh sang pemenang.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Benar tu... Yg jelas sbgai bukti... Rahwana adalah pengikut dewa Siwa terbaik... Saat ditanya Siwa minta apa...ia hanya ingin menjadi pengikut nomor satu Siwa.... Bukan minta harta atw yg lain... Dan sebagian orang percaya kalau Rahwana adalah seorang pendeta

    BalasHapus
  7. Never gonna let you go
    Giving you my heart and soul
    I'll be right here with you for life
    Oh baby all I wanna do is spend my every second with you
    I might it till the day I die

    -EXO For Life-
    English Version

    BalasHapus
  8. Rahwana..kaulah semua warna..🍀🤘🤗

    BalasHapus
  9. ...dalam cerita ini lebih banyak mengulas sisi baik Rahwana, sementara kegidupan Rama selama 3 tahun tidak diulas dalam cerita ini...agar tidak menimbulkan kredo yang menyesatkan di masyarakat..sebaiknya cerita ini, mengulas kehidupan Rahwana dan Rama secara proporsional...terima kasih.

    BalasHapus
  10. Intinya rahwana sangat menghargai perempuan, dan rama lah yg tega tak menghargai perempuan sekalipun(supanaka) dan ada juga cerita yg hilang knp kehidupan rama selama shinta diculik tidak dijelaskan pdahal selama 3 tahun?

    BalasHapus